Kelinci
KELINCI
Kelinci adalah hewan herbivora, yaitu pemakan tumbuhan(produsen). Namun,kelinci bisa menjadi kanibal(pemakan sesama). Terutama dari induk pada anaknya. Kelinci jantan bisa kawin dengan sejumlah betina dalam waktu yang tergolong singkat. Jadi kelinci dapat mudah dilestarikan karena perkembang biakannya relatif cepat jika dibandingkan dengan hewan ternak lain seperti kambing dan sapi. Karena kelinci dapat hamil 5-6 kali dalam setahun dan tiap kali melahirkan rata-rata 6-12 ekor.
Kelinci sebagai hewan peliharaan biasa saya beri pakan berupa sayuran hijau seperti sawi, wortel, lobak ,dan juga kangkung. Sayuran hijau yang dijadikan pakan sebaiknya dilayukan supaya mencegah kembung pada kelinci (terutama anakan). Kelinci bisa dibiarkan hidup di tanah dan membuat lubang sebagai tempat tinggal serta berkembang biak.
Contoh dari klasifikasi kelinci yang saya ambil adalah kelinci jawa.
(karena dalam Famili,Genus, dan Spesies tergantung dari jenis kelinci yang terbilang banyak)
Tingkat taksonominya sebagai berikut :
| Kingdom: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Lagomorpha |
| Famili: | Leporidae |
| Genus: | Lepus |
| Spesies: | L. nigricollis |
- Sistem kandang terbuka yaitu dengan area kandang terbuka dengan pagar disekelilingnya agar keinci dapat hidup bebas. Pemberian pakan peternak tidak perlu takut telat karena jika kelinci mulai lapar, mereka bisa mencari makan sendiri dalam area kandang. Kekurangan dari sistem ini adalah memerlukan lahan yang luas agar kelinci tidak ingin keluar dari kandangnya.
- Sistem kandang tertutup yaitu dengan area kandang dibatasi lantai, dinding, dan atap dengan model kandang ini peternak tidak perlu kandang yang luas karena kelinci di dalam kandang yang mudah di pantau dan dapat sesegera mungkin untuk di panen ataupun di biakkan.

Teruslah berkarya😊
BalasHapus