Literasi


PENGGUNAAN PERANGKAP LISTRIK DI SAWAH


Perangkap tikus di sawah untuk melindungi padi memanglah bisa membasmi tikus yang dating. Namun, manusia juga bisa jadi korbannya. Di Lamongan tercatat ada 12 orang meninggal akibat tersengat jebakan tikus. Selama tahun 2019 ada Sembilan korban tewas dan di awal 2020 tercatat ada tiga orang meninggal dunia. Karena tikus tidak dapat masuk ke sawah jebakan ini dianggap efektif. Namun, para pemasang perangkap rata-rata lupa untuk memasang peringatan untuk orang lain. Msialkan dengan memberikan tulisan saat memasuki kawasan persawahan.
Pemasangan jebakan tikus disawah sebenarnya tidak dianjurkan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHT). “Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Lamongan Rudjito mengatakan, sejak awal pihaknya tidak pernah menganjurkan pemasangan jebakan tikus listrik tersebut. Bahkan, pemasangan jebakan maut itu dilarang.” Pemasangan jebakan itu sangat berbahaya bagi petani sendiri. Menurut Rudjito ia lebih sepakat dengan cara yang tidak membahayakan bagi petani seperti gropyokan masal. ”Cara tersebut telah dilakukan di beberapa desa di Lamongan” ujar Rudjito.
Pemasangan kawat setrum memang praktis dan ampuh membunuh tikus tanpa perlu penjagaan. Namun, dampaknya pada pada manusia juga dapat menewaskan pula seperti pada tikus. Dibandingkan ‘Gropyokan masal’ yang membutuhkan partisi pasi banyak orang. Memanglah pemasangan jabakan kawat lisik lebih mudah karena hanya perlu mengaktifkan. Sedangkan, untuk Gropyoka harus dilakukan oleh masyarakat secara rutin dan berulang kali untuk memastikan hama tikus dapat berkurang. Gropyokan juga tidak dapat di lakukan oleh seorang tanpa bantuan warga lainnya.
Progam gropyokan ini harus dilakukan dengan rutin supaya tikus kesulitan untuk berkembang biak. Sebabnya adalah proses perkembang biakan tikus yang terbilang cepat. Oleh karena itu gropyokan harus dilakukan berulang kali. Memang tidak sepraktis pemasangan perangkap listrik, tapi cara ini tidak akan merengut korban jiwa. Contoh pengendalian hama tikus yang lainnya adalah dengan sanitasi habitat, tanam dan panen serempak, memanfaatkan predator tikus, penggenangan sarang tikus, dan penjaringan.
Pemasangan jebakan kawat listrik untuk tikus memang mudah dan efektif. Tapi, juga bisa merenggut nyawa orang tidak bersalah yang tidak tahu adanya perangkap kawat listrik. Saya pukir cara ini tidak bagus dan jika da korban dari jebakan ini bisa dikenakan pasal 359 KUHP dengan ancaman penjara. “Jika pengambilan arus listrik dengan cara illegal akan dikenakan pasal 51 ayat (3) UU No. 30 tahun 2009. Kita juga akan terapkan pasal 359 KUHP, jika masih ada korban jiwa yang tersengat listrik diakibatkan karena kawat atau kabel jebakan tikus yang dipasang oleh pemilik sawah,” kata Kasatreskrim AKP Wahyu Norman Hidayat.

BAB 1 LITERASI  "Pengaruh Suasana Hati Siswa Terhadap Prestasi Belajar "   https://drive.google.com/open?id=1BLrucABOZV4thOPn8wmW7KZL0oAV8C4T
BAB 2 LITERASI  "Pengaruh Suasana Hati Siswa Terhadap Prestasi Belajar"
BAB 3 LITERASI  "Pengaruh Suasana Hati Siswa Terhadap Prestasi Belajar"
BAB 4 LITERASI  "Pengaruh Suasana Hati Siswa Terhadap Prestasi Belajar"
BAB 5 LITERASI  "Pengaruh Suasana Hati Siswa Terhadap Prestasi Belajar"
TEKS OPINI penggunaan jebakan kawat setrum


Komentar